-->

Pasti anda sering melihat sebuah perbuatan yang sedikit aneh, jika ada orang meninggal dan dibawa kerumah, semua cermin dan gambar atau foto-foto biasanya harus segera ditutup.

Rupanya hal ini sudah menjadi kebiasaan sebagian masyarakat Indonesia yang sudah turun temurun hingga menjadi suatu tanda tanya bagi orang yang tidak mengerti hal tersebut.

Akan tetapi, karena memandang situasi yang sedang berduka, kadang kala persoalan ini akhirnya disimpan dan dibiarkan begitu saja tanpa ada yang berani bertanya untuk apa semua hal itu dilakukan.

Namun kini tampaknya persoalan ini perlu mendapat penjelasan yang dari orang yang memang mengerti tentang hal tersebut dan apa hukumnya jika orang melakukan hal ini.

Tahukah anda, ternyata apa yang dilakukan selama ini merupakan cara-cara orang terdahulu yang beranggapan bahwa cermin hanya digunakan oleh si mati ketika ia hidup saja.

Apabila ia telah mati, cermin tersebut tidak berguna, karena menurut kepercayaan kuno masyarakat, roh atau hantu tidak boleh melihat dirinya di dalam cermin.

Maka untuk menjaga hati dan perasaan serta menghormati roh tersebut, maka setiap cermin di rumah si mati haruslah ditutup.

Bagaimana, kini anda jadi mengerti alasan dibalik itu semua bukan?

Advertisement